Showing posts with label Poems. Show all posts
Showing posts with label Poems. Show all posts

Tuesday, November 4, 2014

Biarkan Saya Takut

Saya takut
Dan biarkan saya takut
Agar saya tahu di mana hati ini seharusnya terpaut
Bukan di bumi atau di laut
Tapi kepada Dzat yang membuat saya sebegini takut.

...

Kala si Merah Jambu mulai merebak
Setan dalam hati seakan terbahak
Melihat kita yang mulai terjebak
Menikmati cinta yang masih belum hak,

Coba diingat lagi,
Saat Si Merah Jambu membuat kita cemburu dengannya
Pernahkah berpikirbahwa itulah caraNya
untuk mengingatkan kita bahwa ada Dzat 
di mana di sanalah kewajibanmu untuk memberikan waktu bahkan diri

Coba diingat lagi,
Saat Si Merah Jambu membuat kita berkata
"dia-lah yang menempati singgasana hati"
Lalu di hati sebelah mana Dia kau tempatkan?

Coba diingat lagi,
Saat kau merasa nyaman ada di dekatnya
kapan dan berapa lama terakhir kamu berlama-lama di rumahNya?

Bahkan saat kau menangisinya
coba diingat lagi
kapan terakhir kau menangis untukNya? Di hadapanNya?

Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati,
biarkan ketakutan ini membuat Kau saja yang ada di hati,
Biar aku nikmati indahnya menanti,
untuk dia, sahabat terpilih sampai mati.





Monday, August 4, 2014

Pergi

Pergi
Pergilah yang jauh
Agar kau tau ke mana kau harus kembali

Pergi
Pergi yang jauh
Agar kau tau untuk siapa kau akan kembali

Pergi
Pergi yang jauh
Agar pertemuan-pertemuanmu memiliki makna yang berarti

Pergi
Pergi yang jauh
Agar kau tau bagaimana caranya mensyukuri

Pergi
Pergi yang jauh
Agar kau tau alasan untuk mencintai

Sekarang pergi...





Thursday, May 8, 2014

Seperti... Rindu

Lagi-lagi senyum itu
Senyum itu yang mewarnai beberapa mimpi dalam malamku
Senyum dari seorang rupawan dengan gigi berantakan

Kali ini biarkan aku saja yang selesaikan
Kali ini biarkan doaku di sepertiga malam pada Tuhanku saja yang mempertemukan
Kali ini biarkan aku dan untaian kata yang aku tulis untuk sesuatu yang rasanya seperti...

Rindu.




Friday, January 3, 2014

Bad Coffee



Maybe now we're entering an era where being somebody else is a must
being somebody else is something that we can't refuse cause the society forced us to do so
that the society asked us to have one more face
and more face
and more and more face

And we will enter that era where we loose ourselves
but we don't even realize it
cause we're just too busy beautifying a new look
don't care where the last time we put ourselves on
who cares?! they like us this way

And that time, where being somebody else becomes a new addiction
deep inside, you know you hate it
but, it's been a part of you
and you can't put it off or even leave it

And that time you will feel like
you're drinking a cold coffee
bad thing to drink
but you do it anyway


--------------------------------------------------------------------------------------------------------



N.B:
sometimes it's the photo you took
the post you made
the song you wrote
that speak louder than your voice.






Tuesday, November 12, 2013

Apalah!

Bapak
Di Twitter hari ini. #HappyFatherDay menempati peringkat pertama dalam TTWW

Bapak, jika ini hari ayah, apa yang harus aku tulis untukmu?
Aku telah kehabisan kata
Untuk bicara soal jasamu

Ah, sudahlah! Bapak, pokoknya aku rindu.



Friday, November 1, 2013

Pulang

Saat setiap orang berlomba pergi ke sebuah tempat.
Saat itu pula mereka lupa akan pulang ke rumah.

Saat setiap orang berlomba membangun bangunan menjulang.
Dengan segala di dalamnya; air panas atau kolam renang.
Mereka tetap saja seperti orang 'hilang'.

Saat setiap orang mangatakan "aku ingin pulang"
Saat itu pula mereka teringat, telah lama mereka kehilangan rumah.
Saat itu pula mereka kehilangan makna dari sebuah rumah.
Saat itu pula mereka sadar, mereka terlalu jauh dari rumah.

Sekarang mereka ingin kembali.
Masa bodoh sudah dengan air panas atau kolam renang.
Masa bodoh sudah dengan tempat yang dulu mereka elu-elukan.
"aku ingin pulang.....ke rumah"
tempat nyaman dengan kehangatan senyum dari bapak.
tempat yang selalu dirindukan dengan kelembutan dari ibu
tempat riang yang selalu menggembirakan dari adik.

Pulang.
Ke mana aku pulang?



Thursday, September 26, 2013

Negeri Para Petani

Hai
Panggil saya Pertiwi
Saya punya cerita dari sebuah negeri
Negeri Agraris yang katanya makmur nan asri
Dia bilang di sanalah Petani berseri
Petani Sawit, sayur, buah, juga padi

Tapi, ke mana senyum dengan gigi?
Saat yang terlihat matinya pari
Bibit dan pupuk yang harganya semakin tinggi
Ke mana perginya senyum dengan gigi?
Mengapa yang terdengar malah jerit hati?

Gusti
Saya Pertiwi
Saya punya mimpi
Untuk Negeri Para Petani
Kembalikan senyum dengan gigi
Kembalikan hati yang berseri
Agar nanti aku bisa menjadi saksi
Mereka yang tersenyum saat komoditi
Berhasil menjadi raja di negeri sendiri




Selamat Hari Tani



Saturday, June 22, 2013

Ruang Kosong

Pernahkan,
tiba-tiba tersadar,
bahwa kamu nggak lebih dari sebuah karang.
Terlihat kuat, bertahan dari apa saja yang membenturnya,
tetapi jika kita lihat lebih dekat lagi,
Banyak sekali ruang kosong di dalamnya.
Persis seperti kita dengan tawa,
persis seperti kita dengan senyum,
lelucon, kebodohan yang akhirnya kita tertawakan...
Bukan. Mereka bukan sesuatu yang dipalsukan,
hanya saja,
saat ada sesuatu yang mengingatkan kita dengan ruang kosong itu....
Kekasih yang pergi,
orang tua yang berpulang,
teman yang tak lagi ada kabarnya,
Akhirnya hanya sampai di sinilah kopi dan musik mampu menemani.
Ruang kosong itu,
kapan kembali terisi?




Thursday, June 6, 2013

Ucapan Selamat Pagi

Selamat pagi matahari yang sedari tadi memilih bersembunyi.
Selamat pagi mendung yang merasa hebat karna telah menguasai pagi.
Selamat pagi angin dingin yang tak henti-hentinya menari.
Selamat pagi bapak tani yang melawan angin untuk sesuap nasi.
Selamat pagi ibu yang tak lelah
membangunkan putranya, katanya "Tangi-tangi!"
Tak lupa,
Selamat pagi untuk mereka yang hatinya ditinggal pergi.
Selamat pagi untuk mereka yang hatinya tak berpenghuni.
Selamat pagi untuk mereka yang memilih untuk sendiri.
Selamat pagi untuk mereka yang masih menanti.
Selamat pagi untuk mereka yang masih berpegang pada cinta lama yang belum juga terganti.
Dan,
Selamat pagi untuk mereka yang terus menebar senyuman,
Memberi kenyamanan,
Rasa aman,
Dan kedamaian.
Selamat pagi Tuhan yang masih memberi kesempatan,
Untuk bernapas dan bertahan,
Untuk merasakan setiap detail keindahan,
Untuk bersyukur dan hidup dalam
keikhlasan.
Selamat pagi untuk semua ciptaan Tuhan :)


laptop saya rusak jadi akan sangat jarang ngepos. Dan, that's just what I'm doing this morning, "writing" my draft for this blog with a cup coffee to keep me awake and relax.
Good morning everyone :)



Sunday, May 12, 2013

Just a random post on Sunday Night

I'm not having my insomnia, but yea....here we go
You know you can't get back
But future seems too blurry
You know you gotta move forward
But you're afraid of being forgotten
You know you wanna runaway
But you can't, cause it's harder to walk when you're bleeding
You wish you can remove memory
But it's the one that makes you believe
That there might be hopes out there



Thursday, April 4, 2013

"YATIM!"

-->
Dan kami sampai di titik ini



Saat akhirnya tubuh si ibu tumbang

Di atas kasur tua yang entah masih empuk ia rebahkan tubuhnya

Ia tarik selimutnya hingga menutupi seluruh tubuhnya

Ia pejamkan mata selagi ribuan memori seperti sedang menghujani dirinya

Penuh. Sesak. Berdesakkan.

Ingin diraihnya. Satu saja.

Sayang, tak sampai.

Di sanalah ia terjebak dalam ruang bisu memori.

Si Bocah Kecil, Si Sulung, Si Bapak dan dirinya sendiri.

“Anakku….yatim?”

Lantas tertidur.



Lain lagi si bocah kecil

Di atas tanah lapang

Bermain berkejaran

Berlari ke sana ke mari

Mengejar matahari

Menangkap bayangan

Berhenti

Ia teriak. Menangis. Melempar semua yang ada di dekatnya.

Mata merah. Umpatan. Kejaran penuh dendam kepada teman kecilnya

Satu penyebab. Satu kata. “YATIM!”

Lantas berlari ke pelukan Ibu.



Lalu apa kabar Si Sulung?

Duduk. Diam. Dengan headset terpasang.

Musik mengalun. Semesta berdendang

Ia tersenyum. Tertawa terbahak-bahak.

“Semua akan baik-baik saja” Kata makhluk kecil bersayap di sebelah telinga kanannya.

“Optimis dan Sinting itu beda tipis!” kata makhluk bertanduk di sebelah telinga kirinya.

Dia tidak menangis.

Dia tidak mau dan tidak sudi bersedih untuk hal-hal kecil.

Bukan karena dia tidak tau bagaimana caranya.

Ada semacam parameter di otaknya.

Yang tersedih adalah tentang kehilangan.

Yang tersedih adalah saat kau tak lagi bisa lihatnya

Tertawa, tersenyum, bahkan sampai memarahimu.

“AH YATIM!”

Lantas pergi.

Sunday, March 24, 2013

When a Jerk Met that Naïve Girl



When my daughter grow to be a teenager
I’ll tell her a story

Once upon a time, there lived a girl
She looks happy because she smiles every time
She loves to feel the sun shine through her skin in the morning
She loves to hear the sound of the raindrops
She made her brain as a jukebox

But no one knows
That there’s something that she hides
The reason why she smiles
The reason why she feels happy
The reason why she sings

Love

She’s been in love
“1 day?”
“1 month?”
“1 year?”
Don’t ask
You won’t find the answer
No one knows how long
Even her own self

That guy
He’s not like Abraham Lincoln
Not like Albert Einstein
Or John Lennon
But yes that guy own that place
That place, hidden, deep buried inside that girl’s heart

One day
They met each other
At the crossroad
“I want to explode” the girl whispered
That guy came closer to the girl
“God I don’t want to fall, it must be hurt” the girl prayed
That guy smiled at the girl
That’s when that jerk smiled for the first time at the girl

And there’s a battle between the girl’s heart and brain
“Just go fall for him!”
“Don’t!”
“You won’t get hurt!”
“You will!”
“You can fly!”
“It’s nonsense! Don’t be too naïve!”
“She’s right, I can fly” the girl whispered
That’s when that naïve girl fell for the first time

And my daughter will ask
“Is it over yet?”
“No, honey, that’s the beginning”

And the girl took his hand
That guy held it tight
Like he never wanted to let it go
“I love you” were spread everywhere
Those looking-into-each-other’s-eyes deeply moments were done every time
That guy brought the fresh air into her morning
Now she could felt the wind blew her air while feeling the sunshine
That guy brought rainbow into her rain
Now she could look at another beauty
That guy brought the sound of bird’s tweeting
Now she could also hear another song
That guy brought life
That guy brought world
That guy brought something called “alive”
That’s when that jerk taught her how to live a life

That naïve girl
She’s madly in love
She fell deeper everyday
That it made her forget
Everything would come to an end
That naïve girl would find her own end
That’s the tragedy
That’s when that naïve girl crashed the bottom

My daughter will ask
“Does she bleed? How’s the scar?”
“You can’t see the scar, no one ever could”
“Why?”

That guy decided
That guy made his own path
That’s when that jerk left that naïve girl

My daughter will ask
“Why?! They’re such as perfect couple”
“How do you know?”
She will keep herself in silence, wondering on what she’s just talking on
“You right, I don’t know”

People will come and go into your life
Some are meant to tag along with us
Some are meant to be there and left some good lessons for us
Love could be that simple
Love could be that complicated
Love means happiness
Love means sadness
It never gets you stayed at one spot
Trust me
  
And my daughter will ask me
"Mom, what's the title anyway?"
"The title is When a Jerk Met that Naïve Girl"

Friday, March 22, 2013

She

If you ever read this
this shit is what she wanted to say so far

She tried to heal the wounds that he made
Alone
She also tried to love again
but then she realized
there's no other
there's no way to escape the feeling

She knew 
how much he broke her heart
how many pieces she gotta pick
how sick he tore her heart
how far he went away
yet, she stays

She tried to keep herself in silence
avoids every possible conversation she might get with him
because his voice is her favorite tune
more than every song she could ever love

she's tired of building up the wall in front of him
she's that damn tired
of running
of hiding
of feeling down
she's that damn tired

And the laughter
She laughs hard
no, she didn't fake it, she never did
if you ever listen to them 
carefully
there's something deep inside her heart
pain, wound, scar, whatever it is
that she hopes, they may be healed by the laughter

She tries hard on giving herself 
assumption and suggestion
at night when she want to off to bed
at dawn when the first time she opens her eyes
that everything will be alright
that everything will be fine
(that maybe he will be coming back around)

She also avoids every eyes contacts to him
because she knew
looking into his eyes will bring back 
those sweet short memories

Now she's wondering
"why does every love song seem to be made for me?"
"Am I there? In your prayer? Cause you're on mine"
"Hey! Who the hell I am for thinking on this shit?"

Deep inside
She needs
She hopes
She prays

Sunday, February 24, 2013

Hujan


Minggu, 24 Februari 2013
18:06 WIB

Hanya beberapa bait tentang hujan
Tentang hujan yang tak lagi ada dalam buaian
Tentang hujan yang dulu pernah menghapus segala tangisan
Tentang hujan yang tlah menemukan Si Pujaan

Aku
Sangat
Mencintai
Hujan
Ya, sangat

Tapi, hujan kali ini, rasanya berbeda
Hujan kali ini tidak seperti biasanya
Yang selalu aku nikmati suara tetesannya
Yang selalu aku hirup dalam-dalam aroma tanah basahnya
Yang selalu mengingatkanku akan “kita”

Hujan kali ini berbeda
Kosong. Hampa. Menyesakkan dada
Anganku berlari ke tempat di mana kau berada
Ingatanku kembali ke tempat di mana semua tentang “kita” pernah ada

Demi hujan yang saat ini tak bisa aku mengerti
Demi hujan yang datang dan pergi sesuka hati
Demi hujan yang masih menjadi memori
Demi hujan yang terus aku cintai
Demi hujan yang suatu saat nanti akan berubah menjadi matahari

Aku masih di sini

Friday, December 28, 2012

Masa Lalu(nya)


Bukan aku menyerah begitu saja
Tapi, aku tak bisa jika harus terus bertarung dengan masa lalunya
Mereka sudah pasti ada, tertata rapi di benaknya
Sedangkan masa depan adalah hal yang paling maya

Friday, December 21, 2012

21 Desember 2012


Dan untuk melihat hujan
Kau harus melupakan keinginanmu
Untuk melihat bintang
Dua hal yang tak bisa datang 
Di waktu yang bersamaan

Saturday, November 24, 2012

Tentang Hujan


Dan butir demi butir
Jatuh dan mengalir
Entah di mana mereka akan berakhir

Aku bukan ahli fisika
Tak tahu bagaimana asal mulanya
Aku pun bukan peramal cuaca
Tak tahu kapan datangnya

Yang aku tahu
Air yang mengalir ini adalh bentuk dari Yang Maha Tahu
Yang aku tahu
Air yang mengalir ini mampu membuatku merindu
Yang aku tahu
Hanya air yang mengalir ini yang membuat kita bersatu

Hitam Putih Cinta



Orang bilang cinta membawa kebahagiaan
Mereka juga bilang cinta yang membuat segala hal buruk penuh dengan keindahan
Mereka juga tak segan bilang cinta telah menjadi alasan mengapa mereka bisa bertahan

Aku?
Aku hanya tertawa dalam hati
Bagaimana bisa orang-orang ini begitu naïf?
Mengapa mereka bisa lupa mengatakan
Bahwa cinta juga bisa membuat mereka bodoh?

Ya, bodoh.
Pangeran berkuda putih,
Kecupan cinta sejati yang akan membebaskan mereka dari sihir
Kawan, itu hanya ada dalam dongeng
Mereka tidak nyata.
Begitupun cinta.
Cinta tak lebih dari sekedar kamuflase manusia
Untuk nyatakan rasa bahagia

Itu semua apa yang aku pikirkan
Tepat sebelum kau datang dan sukses kau porak porandakan

Kau beri aku rasa yang selama ini tak pernah aku hiraukan
Rasa yang selama ini selalu aku acuhkan
Rasa yang seama ini tak pernah aku beri kesempatan.
Cinta.

Dan mereka benar
Cinta memang membawa kebahagiaan
Bahkan sampai ke titik yang paling sederhana
Mereka juga benar
Cinta membuat segalanya indah
Tak peduli seberapa hancur hatimu karnanya
Dan mereka lagi-lagi benar
Cinta bisa membuatmu bertahan
Walau pecahan kaca yang kau pijak
Cinta datang menguatkan.

Mungkinkah Cinta?


Mungkinkah cinta?
Saat aku tau hatiku lebur tak tersisa
Namun aku tetap percaya
Suatu saat nanti semua akan kembali seperti semula

Cintakah itu?
Saat aku terlalu takut untuk jatuh
Namun aku seperti tahu
Cinta akan berikanku sayap dan aku tak akan pernah benar-benar jatuh

Benarkah cinta?
Saat aku melihatnya tertawa
Dengan dan untuk wanita lain tentunya?
Dan aku tetap rasakan bahagianya

Akankah cinta?
Saat aku coba rangkai kata demi kata
Dan hanyalah dia
Yang ada di pelupuk mata

Dan untuk semua
Hal-hal sederhana yang aku rasa
Pertanyaan dalam hati kembali menggema
Mungkinkah itu cinta?


*This is what I wrote for my Bahasa Indonesia's assignment :)

Friday, October 19, 2012

The Devil Side


Yeah
 At some nights
I want you all to feel

The feeling of hurts
The feeling of pain
The feeling of being invisible
The feeling of being ignored
The feeling of not being listened

Because you know what?
It's hurt

And I'm sick of screaming and shouting
to all of the people I met about what I wanted to be

And I'm tired of writing thousands of sentence on every corner of my room
that I thought it would help me much on increasing my spirit
to reach my dream

But now,
WHOSE DREAM I'M CHASING FOR?