Tuesday, May 1, 2012

Insomnia. Penyebab dan Efek Sampingnya

Udah lama nih nggak ngepost di jurnal ini, hihi. Akhir-akhir ini emang lagi sibuk maksimal(atau sok sibuk) dan nggak tau kenapa, banyak banget to-do-list yang deadlinenya mepet banget dengan rentan waktu sekitar 1-2bulan. G-I-L-A. Disaat yang bersamaan juga, gue harus mikirin soal Akademis gue, Organisasi yang gue ikutin, juga peelitian buat persiapan lomba nanti. *pingsan* Dan, nggak heran kalo karena itu semua, gue jadi stress dan jadi sering nggak fokus. Ke-stress-an yang gue dapet sekarang ini akhirnya sering kali jadi penyebab  kenapa gue insomnia. Bayangin aja kalo lo jadi gue, dengan keadaan yang sangat lelah dan bener-bener nggak ngantuk, dan cuma bisa tidur sekitar 2,5 jam sehari. 2,5 JAM!!!!! Gue ulangin lagi biar dramatis, DUA-SETENGAH-JAM-SEHARI!



Tapi, dari tadi gue ngomong ngalor ngidul, ngetan ngulon, kalia udah tau belum sih sebenernya apa itu Insomnia? Well, di post ini, gue akan ngepost soal, penyebab dan dampak juga gimana ngatasinnya kalo kalian kena insomnia. Here we go :)

Insomnia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami kurang tidur atau memiliki masalah tidur. Umumnya, orang tersebut merasa lelah pada hari berikutnya atau merasa seolah-olah ia tidak memiliki cukup tidur.

Insomnia dapat mempengaruhi siapa saja terutama pria dan wanita dewasa. Sekitar sepertiga dari populasi orang dewasa di dunia mengalami insomnia dalam hidup mereka.

Apa Penyebab Insomnia?

Insomnia dapat disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa penyebab utama insomnia meliputi:
Obat dan zat tertentu: Ini termasuk, kafein, alkohol nikotin, dan obat-obatan seperti benzodiazepin, kokain, ekstasi, heroin, dll
Faktor Fisik: Insomnia dapat disebabkan oleh kondisi fisik yang mendasari, antara lain: Penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit saraf, seperti penyakit Alzheimer atau penyakit Parkinson, masalah hormon, seperti estrogen, masalah otot, penyakit gastrointestinal, dan masalah genetik.
Faktor psikologis: Mengalami masalah kesehatan mental juga dapat mempengaruhi pola tidur anda, seperti stres, depresi, kecemasan, dll
Faktor-faktor lain: Tidur di samping pasangan mendengkur, parasit, dan menghamil.
Apa efek samping dari Insomnia?

Insomnia dapat memiliki efek fisik dan psikologis. Efek samping dari insomnia antara lain:
Gangguan fungsi mental
Insomnia dapat mempengaruhi konsentrasi dan memori dan dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan tugas sehari-hari.
Stres dan depresi
Insomnia meningkatkan aktivitas hormon dan jalur di otak yang menyebabkan stres, dan perubahan pola tidur telah terbukti secara signifikan mempengaruhi suasana hati. Insomnia terus menerus dapat menjadi tanda kegelisahan dan depresi.
Sakit kepala
Sakit kepala yang terjadi pada malam hari atau dini hari mungkin berhubungan dengan insomnia.
Penyakit jantung
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan insomnia kronis mengalami tanda-tanda aktivitas jantung dan sistem saraf yang dapat menempatkan mereka pada risiko penyakit jantung.
Kecelakaan
Penelitian telah menunjukkan bahwa insomnia memainkan peran utama dalam kecelakaan mobil. Setiap tahun, lebih dari 100.000 kecelakaan mobil di jalan raya disebabkan oleh kantuk atau insomnia.

Jika Anda menderita insomnia, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk bisa tidur. Mempraktekkan kebiasaan tidur yang teratur, seperti tidur pada waktu yang sama setiap malam dan tidak tidur di siang hari, dapat membantu. Menjauhkan diri dari alkohol atau kafein sebelum tidur juga dapat membantu Anda mendapatkan tidur yang baik.


Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi serangan insomnia.
  1. Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan anda menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.
  2. Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur anda.
  3. Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.
  4. Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi. alkohol dan rokok. Minuman ini akan menyebabkan anda terjaga yang tentu saja tidak anda perlukan bila anda ingin tidur.
  5. Makananlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur, bila tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat.
  6. Mandilah dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.
  7. Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur.
  8. Gunakanlah tempat tidur anda khusus untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.
  9. Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernafasan, meditasi dan lain lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh sehingga tubuh anda menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.
  10. Jernihkan pikiran anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran anda. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran anda lewat media blog.
  11. Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur anda selanjutnya.



Nah, sekarang udah ngerti kan apa itu insomnia? Jadi jangan sampe salah persepsi lagi ya, soalnya, gue sering banget nemuin orang-orang yang ngetweet malem-malem  bilang, "gue kena insomnia nih, blablabla" tapi di sini, mereka tidur malem banget dan bangun tidur  sangat amat siang, bahkan lewat dari jam 12, soalnya orang yang kena insomnia itu, mereka emang tidur larut, tapi itu nggak mengubah waktu bangun tidur mereka. Jadi kalo kalian kena kasus yang tadi udah gue contohin, itu sih bukan insomnia, tapi perubahan jam tidur aja.


Sekian dulu, hari ini.
Happy Sharing everybody :D


ref :
http://zonakesehatan.wordpress.com/2012/03/04/penyebab-dan-efek-samping-dari-insomnia/
http://www.blogdokter.net/2008/07/23/tips-mengatasi-susah-tidur-insomnia/